Posted in Tak Berkategori on Desember 24, 2008 by pprn

Suriany Siahaan

PARTAI PEDULI RAKYAT NASIONAL

Posted in Tak Berkategori on Oktober 4, 2008 by pprn

Dr.Sutan Raja DL Sitorus (Ketua Dewan Pembina)

Posted in Tak Berkategori on Oktober 4, 2008 by pprn

PPRN: Mereka Takut Hadapi Partai Baru

Posted in Tak Berkategori on Oktober 4, 2008 by pprn

<i>Wacana Koalisi PDIP Dan Golkar Dicibir</i>

Wacana koalisi Partai Golkar dan PDIP ditanggapi dingin parpol baru. Partai Peduli Rakyat Nasional menilai, digulirkannya wacana koalisi menunjukkan adanya ketakutan partai lama atas kehadiran parpol baru.

Pandangan tersebut disampaikan Ketua Umum DPP Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) Amelia A Yani di sela-sela temu kader dan konsolidasi di Hotel Ningrat, Bangkalan, Madura, baru-baru ini.

“Usulan untuk koalisi antara Golkar dan PDIP adalah bentuk ketakutan. Selain itu, semakin mempertegas ada indikasi kelemahan di antara partai lama, sehingga harus saling menutupi,” kata putri pahlawan revolusi Jenderal Ahmad Yani ini.

Seperti diketahui, Ketua Dewan Pertimbangan Pusat (Deperpu) DPP PDIP Taufik Kiemas mengajak Partai Golkar untuk berkoalisi sebelum pemilu legislatif digelar. Ajakan suami Megawati tersebut disampaikan di acara silaturahmi nasional (Silatnas) Dewan Penasehat Partai Golkar di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta (Senin, 25/08/08).

Selain itu, Amelia melihat wacana koalisi yang akan dibangun belum kongkrit sehingga bisa merugikan kedua belah pihak. “Apa yang akan dibangun saja belum jelas,” kata Amelia yang didampingi Ketua DPP PPRN Anton Sihotang dan Ketua DPW Jawa Timur Edy Soewarny.

<b>Gandeng Komunitas Pelaut</b>

Dalam kunjungannya ke Madura, Amelia menyatakan tidak gentar untuk bersaing dengan parpol lain seperti parpol berbasis Islam. Soalnya, di daerah penghasil garam tersebut, PPRN akan menggandeng para pelaut yang tergabung dalam Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI).

“Kami sudah bekerjasama dengan KPI untuk membesarkan partai baik yang masih aktif maupun pensiun, termasuk para keluarganya. Nah, pelaut-pelaut kita banyak yang berasal dari Madura,” terangnya.

Hal tersebut diamini oleh Ketua DPP PPRN bidang Departemen Luar Negeri Tony Pangaribuan. Menurutnya, para pengurus KPI berjumlah sekitar 85 ribu anggota yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Visi dan misi PPRN salah satunya memperjuangkan nasib para pelaut dan KPI sangat pas untuk bekerjasama dengan PPRN guna mensejahterakan para pelaut,” kata Tony yang juga Ketua Unit KPI.

Tony yang juga caleg PPRN untuk daerah pemilihan (dapil) Madura optimis akan meraup banyak suara di pemilu mendatang karena warga Madura banyak yang menjadi pelaut.

Ketua DPW PPRN Jawa Timur Edy Soewarny optimistis PPRN bisa meraih suara signifikan di basis NU tersebut. Apalagi, beberapa caleg yang dipasang adalah para kiai NU pimpinan pondok pesantren.

PPRN merupakan partai terbuka. Caleg-caleg kami banyak dari kalangan kiai dan NU. Salah satunya KH Saleh Sayuti, pimpinan Pondok Pesantren Bustanul Ulum, Sampang,” ungkap Edy Soewarny di hadapan para pengurus DPW seluruh Jatim.

<b>Buka Bersama Di TMP Kalibata</b>

Secara terpisah, mengisi kegiatan di bulan Ramadahan, PPRN pun menggelar acara buka puasa bersama dan memberikan bantuan sembako kepada para pegawai Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan.

Menurut Amelia, acara tersebut selain untuk mengenang ayahnya Jenderal Ahmad Yani sekaligus juga menyambung silaturahmi kepada para penjaga TMP Kalibata.

“Selama ini para pegawai inilah yang secara rutin merawat dan memelihara kuburan para pahlawan kita termasuk makam ayah saya,” kata Amelia yang didampingi putra-putri Jenderal Ahmad Yani yang lain dan para pengurus DPP PPRN.

Setelah berbuka puasa, acara dilanjutkan dengan salat tarawih bersama yang digelar di salah satu pelataran area TMP Kalibata. Lebih jauh Amelia Yani mengatakan, kegiatan yang digelar di TMP Kalibata tersebut tak lain untuk menyampaikan rasa terima kasih dan peduli keluarga besar Jenderal Ahmad Yani kepada seluruh pengurus makam TMP Kalibata.

“Hanya ini yang bisa kami berikan, baru bisa mewakili dengan sembako. Kita bagikan sembako ini kepada 120 pengurus makam yang terdiri dari tukang gali dan satpam,” tutur Amelia.

Dalam kesempatan itu, Amelia juga sedikit bercerita mengenai pesan-pesan terakhir ayahnya sebelum meninggal akibat rencana kudeta PKI 30 September.

“Pesan terakhir pada 31 September 1965, bapak mengatakan bahwa seluruh keluarga akan ke Istana diwarnai arak-arakan dan massa yang banyak. Tepat tanggal 5 Oktober 1965, perkataan bapak terwujud. Ternyata, maksud Istana itu adalah makam. Ya, di sini ini bapak akhirnya diarak,” kenang Amelia.

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1429 H

Posted in Tak Berkategori on Oktober 4, 2008 by pprn

SURIANY SIAHAAN,S.Psi,M.SP (CALEG DPR RI DAPIL KEPRI)

Posted in Tak Berkategori on Oktober 4, 2008 by pprn
SURIANY SIAHAAN,S.Psi,M.SP

SURIANY SIAHAAN,S.Psi,M.SP

JOLLER SITORUS (KETUA DPW KEPRI)

Posted in Tak Berkategori on Oktober 4, 2008 by pprn
Joller Sitorus

Joller Sitorus

KETUA UMUM PPRN

Posted in Tak Berkategori on Agustus 1, 2008 by pprn

PPRN targetkan 30 persen suara di Aceh

Posted in Tak Berkategori on Agustus 1, 2008 by pprn

BANDA ACEH – Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) menargetkan 30 persen suara pemilih di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Guna mewujudkan target tersebut, PPRN Aceh akan membidik pemilih pemula.

Wakil Sekretaris DPP PPRN, Richard Napitupulu, di Asrama Haji Banda Aceh, Rabu (30/7) mengatakan, target sebesar itu cukup realistis karena kehadiran PPRN sebagai peserta Pemilu 2009 di Aceh disambut dengan baik.

“Karena itu para kader PPRN di Aceh diminta memanfaatkan masa kampanye yang tersisa sembilan bulan lagi untuk menggalang dukungan masyarakat pemilih,” tegasnya.

Dia juga mengaku sudah mendengarkan pemaparan para kader PPRN di Aceh dalam konsolidasi partai yang digelar hari ini, bagaimana dan apa instrumen yang akan kita lakukan dalam menghadapi pemilu. “Setelah dipelajari, baru akan disampaikan strategi apa yang akan kita lakukan dalam merealisasikan target 30 persen suara tersebut,” kata dia.

Didampingi Ketua DPP PPRN, Suryani S dan Ketua Umum DPW PPRN NAD, Nazier A Ganie, di sela-sela konsolidasi partai dengan pengurus DPD PPRN se Aceh, Richard mengatakan, Pemilu 2009 di Aceh berbeda dengan pemilu di provinsi lain. Pemilu di Aceh melibatkan enam partai politik lokal, sehingga persaingan semakin ketat.

Namun, menurut dia, kehadiran partai politik lokal bukan menjadi halangan, justru menjadi motivasi bagi PPRN membangun jaringan dan menggalang dukungan rakyat. “Kalau soal koalisi dengan partai politik lokal, itu kewenangan DPW. PPRN memberikan kewenangan itu kepada pengurus provinsi,” terang Richard.

Sementara Ketua DPW PPRN NAD Nazier A. Gani mengatakan, pengurus provinsi, kabupaten/kota maupun dan para kader partai di daerah yakin dan optimis meraih target 30 persen suara tersebut. Keyakinan itu beralasan karena kehadiran PPRN di Aceh mendapat sambutan luar biasa.

“Walau sebagai partai pendatang baru, kepengurusan PPRN di Aceh mencapai 22 kabupaten/kota dan 75 persen di kecamatan. Tinggal lagi bagaimana kita menerapkan strategi mengumpulkan dukungan rakyat. Salah satunya membidik pemilih pemula,” kata Nazier.

PPRN Tawarkan Kaum Muda Jadi Caleg

Posted in Tak Berkategori on Agustus 1, 2008 by pprn

TANJUNGPINANG – Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) Kepri membuka kesempatan bagi masyarakat Kepri untuk menjadi calon anggota legislatif (Caleg) yang diusung partai tersebut dalam Pemilu 2009 mendatang. PPRN memfokuskan pada kaum muda dan perempuan untuk diusung menjadi caleg.

‘’Kita fokus pada kaum muda dan perempuan. Tapi kita tetap membuka kesempatan bagi masyarakat luas,’’ kata Ketua DPW PPRN Kepri, Joller Sitorus, di sela-sela mengumumkan nama Ketua DPD PPRN Tanjungpinang yang baru, Senin (14/7).

Berdasarkan rapat internal Sabtu (12/7), Ketua DPD PPRN Tanjungpinang Abdullah Mustafa mengundurkan diri karena kesibukan dan digantikan oleh Manjit Singh. Manjit yang juga Wakil Ketua DPW PPRN Kepri diangkat sebagai pejabat ketua sampai adanya pemilihan.

Joller menjelaskan, bagi warga yang berminat, batas akhir pendaftaran sendiri sampai akhir Juli nanti di Sekretariat DPW PPRN Jalan Gatot Subroto, Batu Lima Bawah, Tanjungpinang. Bukti keseriusan PPRN mendukung perempuan menurut Joller di antaranya adalah mengusung Caleg perempuan untuk ke DPR RI dari daerah pemilihan Kepri,yaitu Ibu Suriany Siahaan,S.Psi,M.SP.