Arsip untuk Maret, 2008
Posted in Tak Berkategori on Maret 27, 2008 by pprn
PPRN + DL.SITORUS + AMELIA A YANI = MENANG(INSYA ALLAH)
Posted in Tak Berkategori on Maret 26, 2008 by pprnPartai Peduli Rakyat NAsional ( PPRN ) yakin akan menang dalam pemilu 2009. Selain PPRN yang memiliki kepenguruan di 33 Provinsi di INDONESIA, PPRN juga memiliki figur yang telah meyakinkan. DR.Sutan Raja DL Sitorus merupakan pendiri utama dan sekaligus Pemrakarsa berdirinya partai ini. Ia merupakan Pengusaha sukses asal TAPANULI. Bagi warga sumatera, siapa yang tidak kenal dengan Bpk DL.Sitorus apalagi para orang-orang perkebunan. Bapak DL.Sitorus banyak memiliki Perkebunan mulai dari Sumut hingga pesisirLampung.Bapak DL.Sitorus juga banyak membantu warga sekitar prkebunannya dan memberdayakannya agar dapat memiliki lapangan pekerjaan yang layak. Ia juga memiliki Rumah Sakit,Sekolah,Pabrik,dll. Kekentalan adat istiadat orang batak yang kuat dalam tubuh bpk DL.Sitorus membuat DL.Sitorus dikenal orang yang memiliki adat dan dituakan bagi masyarakat BAtak yang ada di INDONESIA. Sementara itu Ketua Umum PPRN ibu AMELIA A YANI, merupakan anak dari pahlawan revolusi JENDERAL AHMAD YANI. Siapa yang tidak kenal dengan Ahmad YAni? Jalan-jalan protokol,Bandara,hinga jalan setapak pun ada yang bernama Ahmad Yani. Sosok sang ayah tidak dipungkiri dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi Ibu Amelia, Apalagi ibu Amelia YAni merupakan wanita jawa yang tulen dan sangat cinta terhadap Wong Cilik. Hal ini dibuktikan, karena pada saat ini Ibu Amelia A YAni tinggal di DUSUN BAWUK yang merupakan pemukiman terpencil. Ibu Amelia sendiri banyak membantu para petani Dusun Bawuk melalui KOPERASI TIRTA YANI UTAMA(KTYU), beliau juga membantu nelayan yang ada di gunung kidul dan banyak lagi kegiatan sosial yang berpihak pda rakyat yang di lakukan oleh Ibu Amelia A YAni. Jadi Jika PPRN se Indonesia yang telah memiliki kepengurusan di 33 Propinsi, di tambah lagi tokoh pengusaha sukses asal batak yaitu Bpk DL.Sitorus dan ditambah lagi dengan kharisma Ahmad Yani yang tertuang dalam putrinya Amelia Yani (KETUM PPRN) kita PPRN, INSYA ALLAH dapat menang dan meraup suara yang banyak di PEMILU 2009. Mohon dukungan pada PPRN dalam bentuk DOA agar PPRN LOLOS VERIVIKASI DEPKUMHAM & KPU agar PPRN dapat mewujudkan cita-citanya “Rakyat Bebas Dari Belenggu Penderitaan dan ketidakadilan”
PEDULI…RAKYAT… RAKYAT…PEDULI…
PPRN Siap Berlaga di Pemilu 2009
Posted in Tak Berkategori on Maret 22, 2008 by pprnPartai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) menyatakan siap bertarung di Pemilu 2009. Sikap percaya diri ditegaskan PPRN setelah partai tersebut menggelar deklarasi pada 16 Februari di Hotel Shangrila Jakarta. Kemudian, partai di bawah pimpinan Amelia Yani, putri kandung dari pahlawan revolusi Jenderal Achmad Yani telah didaftarkan ke Departemen Hukum dan HAM. “Walaupun PPRN usianya masih muda belia, di bawah kepemimpinan Ibu Amerlia Yani menyatakan siap bertarung di Pemilu 2009,” tegas Ketua DPW PPRN Kalbar, Ir Iskandar di ruang kerjanya, siang kemarin (21/2).
Keyakinan PPRN untuk lolos verifikasi dan siap bertarung di Pemilu 2009 sudah dibuktikan dengan terbentuknya susunan pengurus di 33 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), 431 Dewan Pimpinan Daerah (DPD), dan 3.817 Dewan Pimpinan Cabang (DPC). Seluruh berkas dan administrasi partai sudah didaftarkan ke Depkumham pada 14 Februari, dan diterima langsung Kepala Sub Direktorat Hukum Tata Negara, Asyarie Syihabudin. Berkas yang dimasukkan benar-benar valid berdasarkan rekomendasi dari Kesbangpol. “Artinya kami sangat siap mengikuti Pemilu 2009,” tandas Iskandar yang didampingi wakil ketua DPW PPRN Kalbar, Chairul Wahyuni.
Penyerahan berkas dan dokumen partai tersebut langsung dipimpin Amelia A.Yani didampingi Dewan Pembina PPRN Berlian Rumapea, Sekjen PPRN Dr Albert Simanjuntak dan 25 pengurus DPW seluruh Indonesia. “Dengan keberadaan PPRN di kancah politik, mudah-mudahan membawa nuansa baru bagi perpolitikan di tanah air. Rakyat sudah bosan dengan kemiskinan dan ketidakadilan. Untuk itulah, PPRN ada dan berada di tengah-tengah rakyat. Kami mendengar suara rakyat, kami memahami kesulitan rakyat, kami akan berbuat yang terbaik untuk rakyat, maka kami peduli rakyat,” papar konsultan ternama di Kalbar ini.
PPRN memiliki sikap kebangsaan dan menjunjung tinggi nuansa pluralisme sebagai keniscayaan bangsa Indonesia. “Saya yakin PPRN akan besar dan mendapat tempat di hati rakyat, serta memperoleh dukungan yang besar pada Pemilu 2009 mendatang.
Perlu diketahui, Amelia Yani pewaris trah Achmad Yani. Sebelum hatinya meneguhkan masuk PPRN, sudah ada empat partai besar yang pernah melamarnya. Ini membuktikan, PPRN cocok bagi mereka yang memperjuangkan nasib rakyat,” ujar Iskandar.
Sebelum bergabung ke PPRN, Amelia Yani pertama kali disodorkan grand strategy serta konsep. Setelah membaca dan mengkaji secara mendalam, ternyata sangat sesuai dengan apa yang Amelia Yani lakukan selama ini, yaitu untuk kepentingan rakyat dan hajat hidup orang banyak. “Ia pun menerima tawaran tersebut. Diapun menegaskan, visi misi PPRN cukup komprehensif, yaitu supaya rakyat terbebas dari belenggu ketidakadilan dan kemiskinan,” cerita Iskandar seraya menginformasikan alamat PPRN pusat di Jalan Pahlawan Revolusi No 148 Pondok Bambu, Klender Jakarta Timur dan kantor PPRN Kalbar di jalan Dr.Wahidin Sudirohusodo No. BB 2 Pontianak Kota
Tahun Ujian Kinerja Parpol
Posted in Tak Berkategori on Maret 21, 2008 by pprnPOLITIK partai (parpol) akhir tahun 2007 dicatat dengan pengesahan Undang-undang Partai Politik.
Inilah satu dari empat paket rancangan undang-undang (RUU) bidang politik yang disahkan. Tiga sisanya, RUU Pemilu, RUU Pemilu Presiden, dan UU Susunan dan Kedudukan DPR, DPRD, dijanjikan selesai tahun 2008.
Tak banyak perubahan mendasar dari revisi UU Nomor 31 Tahun 2002 tentang Parpol. Selain keharusan kuota 30 persen perempuan di kepengurusan semua level, UU semakin menguatkan dominasi parpol-parpol besar seperti Partai Golkar, PDIP, PPP, PAN, PKB, Partai Demokrat, PKS, PBR, dan PDS.
Dalam catatan lembaga reformasi pemilu, Cetro, dengan pembahasan UU yang sebagian besar dilakukan diam-diam dan berpindah-pindah dari satu hotel ke hotel lainnya, keberadaan parpol tersebut akan lebih mendominasi menjelang pemilu legislatif 2009 nanti.
Ada kecenderungan, parpol besar berkoalisi untuk mendominasi parlemen 2009, dan ini berarti positif bagi internal partai untuk introspeksi, perihal kinerja, program-program riil yang ditawarkan di konstituennya.
Bahkan, seperti dikemukakan Partai Demokrasi Pembaruan pimpinan (kolektif) Roy BB Janis, dan Ketua Umum Partai Matahari Bangsa (PMB), Imam Daru Qudni, UU Parpol ini akan semakin menyulitkan tumbuhnya parpol baru, di luar partai 10 besar yang ada sekarang. “Kami dikebiri dengan ketatnya verifikasi,” katanya.
Parpokl hingga ke wilayah kecamatan, minilai 25 persen dari 75 persen kabupaten yang terdaftar.
Pengetatan aturan UU partai politik belum cukup, sebab selain verifikasi formal yang dilakukan departemen hukum dan HAM, verfikasi faktual juga akan dilakukan komisi pemilihan umum (KPU), sebelum dilakukan proses pencalegan,
Tahun 2008 akan menjadi awal seleksi formal parpol yang ada dan yang akan tumbuh. Sejauh ini, dari catatan depkum HAM, telah terdaftar sekitar 145 parpol.
Sedangkan kondisi yang ada sekarang, parpol yang bisa lolos sesuai UU parpol itu tak lebih dari 10 persen.
Sumber Tribun di depkum HAM menyebut parpol baru yang bisa struggle hingga 2009 tak kurang dari lima parpol.
PDP, Partai Hanura, dan PPRN, punya kans untuk lolos dan ikut pemilu legislatif yang dijadwalkan April 2009.
Ketatnya persyaratan ini bisa dimaklumi. Ketika masih menjadi Ketua Fraksi Golkar DPR RI, Andi Mattalatta, yang kini menjadi menteri hukum dan HAM, juga menegaskan banyaknya parpol akan semakin membuat runyam peta politik Indonesia.
“Sepanjang kita ingin melihat tokoh-tokoh politik baru hanya mengincar kekuasaan dan hanya kekuasaan, maka akomodirlah sebanyak mungkin parpol, dan ini berarti parlemen tak akan stabil, pemerintahan terus dirongrong,” katanya.
Apa dampaknya di kehidupan masyarakat? Selain proses pencalegan yang diperkirakan mulai berlangsung pertengahan 2008, ruas-ruas jalan di kota-kota strategis akan semakin ramai dengan atribut calon legislatif dan lambang parpol baru.
Ini belum termasuk, atribut calon-calon kepala daerah lokal, dari partai dan independen, dan anggota peserta pemilu perseorangan (DPD).
Ini berarti secara ekonomi mikro, usaha percetakan akan tumbuh. Dampak positif dari RUU Parpol ini adalah tahun instrospeksi parpol yang teleh eksis secara internal.
Survei sejumlah lembaga seperti Lembaga Survei Indonesia (LSI), PT Lingkaran Survei Indonesia (PT LSI), dan Indo Barometer menunjukkan, nyaris seluruh kinerja parpol, hingga di penghujung 2007, masih kurang memuaskan.
Apalagi, kinerja parpol pendukung pemerintahan SBY-Kalla tidak mendapatkan tempat di hati rakyat.
Bahkan, di tahun 2009 nanti, seperti dikemukakan pengamat politik yang juga Direkrur Eksekutif Indo Baromreter, Mohammad Qodari, pemilu 2009, angka golongan putih (golput) akan meningkat tajam dari pemilu sebelumnya.
“Rakyat dan pemilih semakin gamang dengan parpol. Masyarakat semakin apolitis,” katanya.
Qodari juga mengkhawatirkan adanya penolakan masyarakat terhadap parpol akan membuka peluang berkuasanya kembali kekuatan yang otoriter.
“Sekarang ini sudah lampu kuning bagi parpol, bisa saja muncul gerakan emoh terhadap partai dan golput akan meningkat. Bahkan, mungkin saja muncul pemikiran tidak perlu ada demokrasi dan adanya keinginan kembali kepada kekuasaan otoriter,” ungkap Qodari.
Maka yang akan menjadi korban adalah parpol yang akan dibinasakan dan dikontrol oleh kekuatan otoriter.
Bahkan, katanya lagi, bukan tidak mungkin DPR bisa dibubarkan oleh kekuasaan otoriter.
Qodari berani menjamin, bila nanti ada parpol yang bisa tampil beda dan memberikan manfaat bagi rakyat pasti akan menjadi primadona rakyat.
“Publik kecewa terhadap parpol karena parpol dilihat lebih mengutamakan kelompoknya, hanya haus kekuasaan, egois, dan orientasi pada diri sendiri,” kata Qodari lagi.
PPRN Siap Pemilu, Bentuk 33 DPW
Posted in Tak Berkategori on Maret 21, 2008 by pprnPartai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) telah siap untuk mengikuti pemilihan umum tahun 2009 mendatang. Karena PPRN telah dinyatakan lolos verifikasi di Departemen Hukum dan Hak-hak Asasi Manusia (Dephukham). Sehingga sekarang ini tinggal menunggu verifikasi yang akan dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hal itu diungkapkan Ketua Umum DPP PPRN, Amelia Yani pada KR dalam acara temu kader dan mancing bersama di RM Arum Mina Jl Bugisan Kasihan Bantul, Minggu (2/3). Selain pengurus DPW PPRN DIY, DPD se-DIY dan DPC se-DIY, acara ini juga dihadiri Koordinator Wilayah PPRN DIY/Jateng, Nelson Sitorus. Menurut Amelia, hingga sekarang ini sudah terbentuk 33 Dewan Pengurus Wilayah (DPW) di seluruh Indonesia, 354 DPD dan 2401 DPC. Sehingga untuk DPD sudah terbentuk kepengurusan 100%, DPD terbentuk 76% dan DPC 56%. Sehingga PPRN sudah memenuhi persyaratan untuk mengikuti pemilu 2008 mendatang. ”Tidak ada kemenangan yang diraih tanpa perjuangan. Berpolitik bertujuan untuk merebut kekuasaan, tetapi PPRN akan melakukannya secara positif. Oleh karena itu, saya berharap agar semua kader PPRN mau bekerja keras untuk berjuang hingga apa yang dicita-citakan dapat berhasil dengan baik,” ujar Amelia Yani. Sedangkan menurut Ketua DPW PPRN DIY, Drs Sri Panudju Karso MM, sekarang ini pengurus PPRN berkonsentrasi untuk menghadapi verifikasi dari KPU. Setelah dipastikan memenuhi persyaratan, baru melaksanakan program-program partai.
AMELIA YANI PECAT TARIDA SINAMBELA
Posted in Tak Berkategori on Maret 21, 2008 by pprnKetua Umum DPP Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) Amelia Ahmad Yani memecat mantan Ketua Umum PPRN Brigjen (Purn) Tarida Sinambela sebagai anggota partai setelah seluruh fungsionaris daerah PPRN menilai Tarida melakukan provokasi dan berupaya memecah belah partai.
“Atas dukungan penuh DPWDPW, kami memutuskan untuk memecat Tarida Sinambela,” kata Amelia Ahmad Yani dihadapan pengurus PPRN di 33 DPW se-Indonesia akhir pekan kemarin.
Sesaat sebelumnya, setiap fungsionaris PPRN dari seluruh Indonesia menyampaikan pernyataan sikap dan dukungan kepada PPRN dibawah kepemimpinan Amelia, yang sejak beberapa waktu lalu telah resmi terdaftar di Depkumham RI.
Amelia yang juga putri salah satu pahlawan revolusi, Jenderal Ahmad Yani mengungkapkan bahwa sejak rapat Dewan Pendiri PPRN pada 27 november 2007 di Prapat, Sumut, kepemimpinan di partai telah beralih dari Tarida kepada dirinya.
Dalam rapat itu, seluruh 346 pendiri PPRN, termasuk 33 pimpinan wilayah, bersepakat memilih Amelia sebagai pimpinan yang baru. Namun Tarida tidak menerima pergantian kepengurusan tersebut dan terus berupaya mengklaim dukungan PPRN atas dirinya serta mengadukan Amelia Yani ke polisi sebagai pemalsu dokumen.
“Selama ini kami diam dan tidak menanggapi berbagai propaganda yang dilancarkan Tarida karena kami sedang bekerja untuk mempersiapkan kelengkapan pendaftaran verifikasi Parpol baru di Depkumham,” kata Amelia.
Tetapi, setelah berbagai provokasi pihak Tarida itu tidak hanya menyerang PPRN dan juga telah menyerang pribadi pengurus, pihaknya tidak bisa berdiam diri dan harus bertindak tegas.
Demikian pula dengan upaya Tarida mengadukan dirinya ke polisi, pihaknya juga siap menggugat balik Tarida Sinambela dengan tuduhan yang sama. Sejumlah pengurus DPW PPRN menegaskan, dengan terdaftarnya PPRN dibawah kepemimpinan Amelia Yani di Depkumham, membuktikan seluruh tindakan Tarida merupakan fitnah dan ilegal.
DAFTAR PARTAI POLITIK
Posted in Tak Berkategori on Maret 21, 2008 by pprnBerdasarkan Konferensi Pers: 27 Februari 2008 pukul 24.00NO : NAMA PARTAI POLITIK : KETUA
1.PARTAI HATI NURANI RAKYAT (HANURA) Jend. TNI (Purn) H. Wiranto, S.H.
2.PARTAI BURUH Dr. Muchtar Pakpahan, SH. M.A.
3.PNI MASSA MARHAEN Tjahyo Samawi
4.PARTAI GARUDA Drs. H. Abdul Malik Mohamad Razif
5.PARTAI DEMOKRASI INDONESIA (PDI) Hj. Mentik Budiwiyono
6.PARTAI PARADE NUSANTARA H. Sudir Santoso, S.H.
7.PNI BERSATU (sebelumnya: PNI Marhaen) Andi Baso Amir, M.B.A.
8.PARTAI REPUBLIKKU Laksdya TNI Purn Wahyu Sasongko S.Sos,M.M.
9.PARTAI DEMOKRASI PEMBARUAN (PDP)H. Roy B.B. Janis, S.H., M.H.
10.PARTAI DEMOKRASI INDONESIA (PDI) 1973 H. Anjar Asmara
11.PARTAI PEDULI RAKYAT NASIONAL(PPRN) Amelia Yani
12.PARTAI KEADILAN PERSATUAN (PKP) Meutia Hatta
13.PARTAI MATAHARI BANGSA Imam Addaruqutni
14.PARTAI KEBANGKITAN NASIONAL ULAMA Drs. H. Choirul Anam
15.PARTAI KARYA PEMBANGUNAN BANGSA Jend. TNI (Purn.) H.R. Hartono
16.PARTAI KONGRES Zakariani Santoso
17.PARTAI PNI PANCASILA Sukmawati Sukarno
18.PARTAI PENGUSAHA DAN PEKERJA INDONESIA – Dr. Daniel Hutapea
19.PARTAI GERAKAN INDONESIA RAYA (GERINDRA) Prof. Dr. Ir. Suhardi, M.Sc.
20.PARTAI DEMOKRASI KEBANGSAAN (dulu Partai Persatuan Demokrasi
21.PARTAI BARISAN KEBANGSAAN INDONESIA (BARISKI)- K: Dr. Johny M. Hidayat, M.Sc., Ph.D.
22.PARTAI KARYA PERJUANGAN (PAKAR PANGAN) Jackson A.W. Kumaat
23.PARTAI PEDULI DAERAH (PPD) H. Mohamad Rafi”ie Husein
24.PARTAI PEMBARUAN BANGSA (PPB) Engelina H. Pattiasina
25.PARTAI BELA NEGARA Eddy Hartawan Siswono
26.PARTAI BINTANG BULAN Hamdan Zoelva, S.H., M.H.
27.PARTAI PATRIOT Yapto Soelistio Soerjosoemarno, S.H.
28.PARTAI KEBANGSAAN Dr. K.R.H. Suprayitno K., M.B.A.
29.PARTAI BINTANG REFORMASI
30.PARTAI SOLIDARITAS NASIONAL Harsono Badai Samodra
31.PARTAI PELOPOR INDONESIA
32.PARTAI KEDAULATAN H. Ibrahim Basrah, S.H.
33.PSRTAI INDONESIA SEJAHTERA (PIS) -H. Budiyanto Darmastono, S.E.
34.PARTAI SOLIDARITAS BURUH Samuel E.J. Mintje, M.Min.
35.PARTAI PERSATUAN NASIONAL Pius Lustrilanang, S.IP., M.Sc.
36.PARTAI KRISTEN DEMOKRAT Dr. Tommy Sihotang
37.PARTAI BARISAN NASIONAL (BARNAS) – Ir. Silo Marbun
38.PARTAI PERSATUAN SAREKAT INDONESIA (PSI)
39.PARTAI KEMAKMURAN Abdul Basit H. Yusuf, S.H.
40.PARTAI NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA (NKRI) R.M.H. Heroe Syswanto Ns.
41.PARTAI NASIONAL BENTENG KERAKYATAN (PNBK)- Eros Djarot
42.PARTAI ISLAM INDONESIA – MASYUMI Umar Tuasikal, S.H.
43.PARTAI PERSERIKATAN RAKYAT Syaiful Bahari
44.PARTAI REPUBLIKA NUSANTARA (REPUBLIKAN)- Letjen.(Purn). Drs. H. Syahrir, M.S.S.E.
45.PARTAI KERAKYATAN NASIONAL Ir. Soebiantoro, S.E.
46.PARTAI NURANI UMAT K.H. Mucharor, A.M
47.PARTAI BERINGIN MUDA Drs. H. Almukmin Ibnu Ali, S.H.,M.H. Pusat Informasi dan Komunikasi
PPRN SIAP DI VERIVIKASI DEPKUMHAM DAN KPU
Posted in Tak Berkategori on Maret 21, 2008 by pprnPartai Peduli Rakyat Nasional (PPRN optimis bakal lolos verifikasi oleh Departemen Hukum dan HAM maupun KPU. Hampir seluruh berkas yang disyaratkan sudah di atas 75 persen rampung, di antaranya 60 persen penggurus DPW, 50 persen pengurus DPD serta 25 persen pengurus DPC.
Hal terebut diungkapkan Ketua Umum PPRN, Amelia Ahmad Yani yang juga putrid mendiang Ahmad Yani, pahlawan revolusi, saat melakukan temu kader di daerah Sulawesi Utara, Senin (28/01) kemarin.
Ia mengatakan, persiapan menuju verifikasi saat ini PPRN tinggal merampungkan berkas menuju verifikasi. Dan untuk kepengurusan di tubuh partai sudah tidak ada masalah. Senada, Ketua Pprn Sulut Dicky Lantu mengatakan, di Sulut kepengurusan sudah 90 persen rampung dan tinggal menunggu keabsahan dari Kesbang.
Lantu menambahkan untuk calon presiden yang akan di usung oleh Partai Peduli Rakyat Nasional akan mematuhui anggaran dasar dan rumah tangga partai.
KETUM KONSOLIDASI KE DPW SUMUT
Posted in Tak Berkategori on Maret 21, 2008 by pprnKetua Umum Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) Amelia Ahmad Yani mengatakan, PPRN optimis lolos verifikasi Depkum HAM karena seluruh kepengurusan, gambar dan perangkat partai sebagaimana yang disyaratkan oleh UU telah terpenuhi.
“Seluruh provinsi telah lengkap, baik kepengurusan, gambar maupun perangkatnya, jadi kita sangat optimis lolos verifikasi dan akan ikut sebagai peserta Pemilu 2009”, katanya di sela-sela konsolidasi dan verifikasi DPW PPRN Sumut di Hotel Asean, Sabtu (19/1) malam.
Kehadiran Amelia bersama rombongan dari DPP di antaranya Ir Jorang Sirait Ketua OKK, Suriany Siahaan SPsi MSP Ketua DPP bidang pemberdayaan perempuan, sosial dan kesehatan sekaligus juga sebagai Ketua Tim Verifikasi untuk wilayah Sumbagut, adalah guna konsolidasi kesiapan partai itu sebelum dilakukannya verifikasi oleh Depkum HAM. Dalam konsolidasi itu, Amelia didampingi Ketua DPW PPRN Sumut Nurdin Manurung yang dihadiri seluruh DPD kab/kota.
Untuk Sumut, lanjut Amelia pada tingkat kab/kota telah siap sekitar 80 persen, sedangkan untuk tingkat kecamatan sudah lebih dari 60 persen.
Target partai ini 2009, Amelia mengatakan harus menang namun dirinya tidak mau menebar janji tetapi akan berbuat yang terbaik bagi rakyat.
Menyinggung adanya dualisme kepemimpinan di partai ini, Amelia menampiknya. “Tidak ada dualisme kepemimpinan partai ini melainkan hanya peristiwa yang tidak disangka-sangka”, ujarnya